Kamis, 16 November 2017

INDIVIDU KELUARGA DAN MASYARAKAT


PENGERTIAN INDIVIDU

Individu merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat. individu berarti juga bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil. Sebagai contoh, suatu keluargaterdiri dari ayahibu, dan anak. Ayah merupakan individu dalam kelompok sosial tersebut, yang sudah tidak dapat dibagi lagi ke dalam satuan yang lebih kecil

 PERTUMBUHAN INDIVIDU

Dalam kehidupan ini, pasti setiap individu baik manusia, hewan, tumbuhan, dan organisme lain akan mengalami suatu proses perubahan baik lahir dan batin menuju ke arah yang lebih kompleks dan sempurna. Setiap individu-individu tersebut mengalami perubahan yang disebut dengan PERTUMBUHAN dan PERKEMBANGAN sesuai dengan tingkat umurnya. Dalam pertumbuhan ini hal yang diamati adalah pertumbuhan fisik atau jasmani seperti tulang-tulang badan, berat badan, tinggi badan, dan jaringan tubuh yang menuju tahap yang lebih sempurna. Pengamatan terhadap pertumbuhan dapat dikukur dengan menggunakan alat ukur yang bersifat kuantitatif.
Tahap pertumbuhan individu berdasarkan individu:
-Masa Vital: Dari usia 0 tahun sampai 2 tahun. -Masa Estetik: Dari usia 2 tahun sampai 7 tahun. -Masa Intelektual: Dari usia 7 tahun sampai kira-kira 13 atau 14 tahun. -Masa Sosial: Dari usia 13 atau 14 tahun sampai kira-kira 20 sampai 21 tahun
  • Fungsi pendidikan moral dan juga akhlak anak;
  • Fungsi sosialisasi kehidupan untuk anak;
  • Fungsi perlindungan untuk setiap anggota keluarga;
  • Fungsi perasaan dan pemberi kasih sayang antar sesama anggota keluarga;
  • Fungsi pendidikan dan juga penanaman ilmu dan praktik agama;
  • Fungsi penyedia kebutuhan ekonomi untuk anggota keluarga yang belum dapat memenuhi kebutuhannya sendiri;
  • Fungsi biologis sebagai sebuah bagian untuk memperbanyak keturunan / generasi penerus;
  • Fungsi kasih sayang, rasa aman, dan perhatian antar sesama anggota keluarga;
  • Fungsi rekreatif untuk setiap anggota keluarga dari berbagai macam aktivitas keseharian.
1. Golongan Masyarakat Tradisional
Masyarakat tradisional adalah masyarakat yang hidup masih berdasarkan tradisi-tradisi lama yang belum terkena perubahan-perubahan modern. Mereka hidup masih berdasarkan warisan dari nenek moyang. Masyarakat ini juga bisa disebut dengan masyarakat pedesaan.
2. Golongan Masyarakat Modern
Masyarakat modern adalah masyarakat yang orientasi budayanya sudah mengarah mengikuti peradaban dunia. Perubahan budaya itu terjadi karena masuknya pengaruh budaya luar yang membawa kemajuan.
Pengaruh budaya tersebut sangat berpengaruh pada kemajuan pengetahuan dan teknologi . Masyarakat ini sering disebut juga sebagai masyarakat modern atau masyarakat kota.
3. Golongan Masyarakat Transisi
Yang terakhir adalah masyarak transisi. Masyarakat transisi adalah masyarakat yang mengalami perubahan dari masyarakt satu ke masyarakat yang lainnya. Contohnya masyarakat desa yang berpindah menjadi masyarakat kota. Hal ini disebabkan karena berpindah kerja dari petani menjadi pegawai pabrik.


FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INDIVIDU

Dalam prinsip perkembangan, seseorang perlu penyesuaian diri dalam berkembang dalam rentang waktu yang lama dan memerlukan bimbingan serta perlindungan dalam tahap perkembanganya, karna perkembangan itu bersifat sistematis saling ketergantungan meskipun perkembangan itu berjalan sesuai dengan norma norma yang ada, berikut faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan individu :

-Hereditas
(heredity) merupakan karakteristik bawaan yang di turunkan dari orang tua biologis(papalia olds Feldman-2009), dalam kata lain hereditas berarti sifat keturunan yang di pengaruhi oleh faktor genetik yang terdiri dari kromoson ayah dan ibu dari setiap individu.
-lingkungan
Dalam psikologi lingkungan adalah segala sesuatau yang ada dalam lingkungan individu meliputi sikap, tingkah laku dan perkembangannya.
-keluarga
Keluarga mempunyai peran penting dalam hal perkembgan setiapa individu, keluarga bisa memiliki arti yang berbeda-beda sesuia dengan masanya. 
-Masyarakat
Masyarakat sendiri merupakan sekelompok orang yang tinggal di dalam suatu lingkungan, dimana individu bergaul, besosialisasi, dengan masyarakat, lingkungan masyarakat yang hidup dengan damai ramah tamah yang otomatis perilakunya akan mempengaruhi tingkah lakunya.
PENGERTIAN KELUARGA

pengertian keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang tersusun atas kepala keluarga (berperan sebagai suami dan ayah) dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal bersama pada suatau tempat di bawah satu atap dalam kondisi yang saling membutuhkan / ketergantungan.
FUNGSI KELUARGA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA
Dalam kehidupan manusia, keluarga memiliki beberapa fungsi dasar sebagai berikut :


PENGERTIAN MASYARAKAT

Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), di mana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain).

GOLONGAN PADA MASYARAKAT

Dalam suatu masyarakat terdapat beberapa golongan diataranya :

HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU KELUARGA DAN MASYARAKAT

Aspek individu, keluarga, dan masyarakat adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Keempatnya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Tidak akan pernah ada keluarga, masyarakat maupun kebudayaan apabila tidak ada individu. Sementara di pihak lain untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka individu membutuhkan keluarga dan masyarakat, yaitu media di mana individu dapat mengekspresikan aspek sosialnya. Di samping itu, individu juga membutuhkan kebudayaan yakni wahana bagi individu untuk mengembangkan dan mencapai potensinya sebagai manusia.












Source :

Kamis, 02 November 2017

PENDUDUK MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN


PENDUDUK

Pengertian penduduk

Penduduk adalah semua orang yang berdomisili di wilayah geografis suatu negara selama kurang lebih enam bulan dan atau mereka yang berdomisili kurang dari enam bulan tetapi bertujuan menetap.

Penduduk didefinisikan menjadi dua:

  1. Orang yang tinggal di daerah tersebut
  1. Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.
KEBUDAYAAN
Dalam istilah sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu.

Konsep penduduk menurut Badan Kependudukan dan Catatan sipil: penduduk adalah orang yang mempunyai KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan atau mempunyai KK (Kartu Keluarga).

Penduduk adalah mereka, sekelompok orang yang tinggal atau menetap dalam sebuah wilayah atau daerah negara. sedangkan yang bukan penduduk, adalah mereka yang tinggal dalam sebuah negara tapi tidak ingin tinggal di negara tersebut atau hanya sementara. 

Dalam pengertian sederhana, penduduk adalah kelompok orang yang menempati suatu wilayah tertentu.


MASYARAKAT

Pengertian masyarakat

Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya.
 Masyarakat dalam arti luas adalah keseluruhan hubungan dalam hidup bersama dan tidak dibatasi oleh lingkungan, bangsa dan sebagainya. Sedangkan dalam arti sempit, masyarakat adalah sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspek-aspek tertentu, misalnya teritorial, bangsa, golongan dan lain sebagainya 


    Dalam kehidupan sehari-hari, kita menemukan kenyataaan bahwa manusia sebagai makhluk sosial ada kecenderungan untuk melakukan kesalahan sesama manusia. Kecenderungan yang bersifat sosial ini selalu timbul pada diri setiap manusia ada sesuatu yang saling membutuhkan. Dari kenyataan ini kemudian timbullah suatu struktur antar hubungan yang beraneka ragam. Keragaman itu dalam bentuk kolektivitas-kolektivitas serta kelompok-kelompok dan pada tiap-tiap kelompok tersebut terdiri dari kelompok-kelompok yang lebih kecil. Apabila kolektivitas-kolektivitas itu dan kelompok-kelompok mengadakan persekutuan dalam bentuk yang lebih besar, maka terbentuklah apa yang kita kenal dengan masyarakat.

    Pada setiap masyarakat, jumlah kelompok dan kesatuan sosial tidak hanya satu, disamping itu individu sebagai warga masyarakat dapat menjadi bagian dari berbagai kelompok dan atau kesatuan sosial yang hidup dalam masyarakat tersebut.

Pengertian kebudayaan

Kebudayaan adalah segala sesuatu yang dilakukan dan dihasilkan manusia, yang meliputi kebudayaan materiil dan kebudayaan non materiil. Kebudayaan materiil (bersifat jasmaniah) meliputi benda-benda ciptaan manusia, misalnya kendaraan, alat rumah tangga, dan lain-lain. Sedangkan kebudayaan non-materiil (bersifat rohaniah) yaitu semua hal yang tidak dapat dilihat dan diraba, misalnya agama, bahasa, ilmu pengetahuan, dan sebagainya.
Ada juga yang berpendapat bahwa kebudayaan berasal dari kata budi dan daya. Budi adalah akal yang merupakan unsur rohani. Sedangkan daya adalah perbuatan atau ikhtiar sebagai unsur jasmani. Sehingga kebudayaan adalah hasil dari akal dan perbuatan manusia. Banyak sekali terdapat pengertian kebudayaan menurut para ahli. Menurut E.B. Tylor, kebudayaan adalah keseluruhan kompleks yang di dalamnya terkandung ilmu pengetahuan lain, serta kebiasaan yang didapat manusia sebagai anggota masyarakat. Menurut Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi, kebudayaan adalah semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Menurut Kroeber, kebudayaan adalah keseluruhan realisasi gerak, kebiasaan, tata cara, gagasan, dan nilai-nilai yang dipelajari dan diwariskan, serta perilaku yang ditimbulkannya.
Kebudayaan itu tidak diwariskan secara generatif (biologis), melainkan hanya mungkin diperoleh dengan cara belajar. Kebudayaan diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat. Tanpa masyarakat kemungkinannya sangat kecil untuk membentuk kebudayaan. Sebaliknya, tanpa kebudayaan tidak mungkin manusia (secara individual maupun kelompok) dapat mempertahankan kehidupannya. Jadi, kebudayaan adalah hampir semua tindakan manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Keterkaitan antara penduduk masyarakat dan kebudayaan

Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan mempunyai hubungan yang sangat erat. Karena satu sama yang lainnya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Apalagi kebudayaan. Kebudayaan sendiri dalam kehidupan masyarakat merupakan pondasi yang sangat kuat. Setiap kegiatan manusia, apapun itu, pasti dilakukan menurut budaya mereka. Kalau budaya pada masyarakat sendiri sudah goyah, maka dapat dipastikan masyarakat tersebut sedikit demi sedikit akan mengalami kehancuran.Pada dasarnya kebudayaan mempunyai kekuatan untuk memaksa pendukungnya untuk mematuhi segala pola acuan yang digariskan oleh kebudayaan itu. Dalam konteks Negara, kebudayaan merupakan sebuah penentu penting bagi kemampuan suatu Negara untuk makmur, oleh karena budaya membentuk pemikiran orang – orang mengenai resiko, penghargaan dan kesempatan. Sementara itu disisi lain, pembangunan pada dasarnya merupakan proses aktivitas yang bersifat kontinyu dan terencana yang ditujukan untuk merubah dan meningkatkan kualitas kehidupan sosial ekonomi kearah yang lebih baik dan wajar dari waktu ke waktu.


a. Rumusan Angka Kelahiran 


ada 3 rumusan angka kelahiran yaitu kasar , umum dan khusus.
1) Angka Kelahiran Kasar

Angka kelahiran kasar atau Crude Birth Rate (CBR) menunjukkan jumlah bayi yang lahir setiap 1.000 penduduk dalam satu tahun. Untuk mencari angka kelahiran kasar digunakan rumus sebagai berikut.
Cara Menghitung Pertumbuhan Penduduk, Angka Kelahiran, Angka Kematian dan Sex Ratio
Di mana:
CBR     = angka kelahiran kasar
L          = jumlah kelahiran selama satu tahun
P          = jumlah penduduk pertengahan tahun

Angka kelahiran kasar digolongkan menjadi tiga, yaitu:

a) Golongan tinggi, apabila jumlah kelahiran lebih dari 30.
b) Golongan sedang, apabila jumlah kelahiran antara 20 - 30.
c) Golongan rendah, apabila jumlah kelahiran kurang dari 20.

Menurut Wardiyatmoko angka kelahiran kasar (CBR) dalam kurun waktu 2000 - 2005 kurang lebih sebesar 29. 

Dibandingkan dengan CBR Asia 25, Thailand 28, Malaysia 27, dan Singapura 25 maka CBR Indonesia masih relatif tinggi.

Contoh:
Pada pertengahan tahun 2006, jumlah penduduk di Kecamatan X sebanyak 20.000 jiwa dan jumlah bayi yang lahir tercatat 900 anak. Berapa angka kelahiran kasarnya?

Jawab:
Cara Menghitung Pertumbuhan Penduduk, Angka Kelahiran, Angka Kematian dan Sex Ratio
Angka kelahiran kasar adalah 45, artinya pada setiap 1.000 penduduk dalam satu tahun terjadi kelahiran sebanyak 45 bayi.

2) Angka Kelahiran Umum

Angka kelahiran umum atau General Fertility Rate (GFR) adalah banyaknya kelahiran tiap 1.000 wanita yang berusia 15 - 49 tahun pada pertengahan tahun.

Angka kelahiran umum dapat diketahui dengan rumus.
Cara Menghitung Pertumbuhan Penduduk, Angka Kelahiran, Angka Kematian dan Sex Ratio
Di mana:
L               = banyaknya kelahiran selama satu tahun
W(15 - 49) = banyaknya penduduk wanita yang berumur 15 - 49 tahun

Contoh:
Di kecamatan X banyaknya wanita berumur 15 - 49 tahun pada pertengahan tahun 2006 ada 9.000 orang, sedangkan jumlah bayi yang lahir 900 anak. Berapakah angka kelahiran umumnya?

Jawab:
Cara Menghitung Pertumbuhan Penduduk, Angka Kelahiran, Angka Kematian dan Sex Ratio
Angka kelahiran umum 100, artinya setiap 1.000 wanita berumur 15 - 49 tahun dalam satu tahun terdapat jumlah kelahiran 100 bayi.

3) Angka Keahiran Khusus

Angka kelahiran khusus atau Age Spesific Birth Rate (ASBR) menunjukkan banyaknya bayi lahir setiap 1.000 orang wanita pada usia tertentu dalam waktu satu tahun. Untuk mengetahui ASBR digunakan rumus sebagai berikut.
Cara Menghitung Pertumbuhan Penduduk, Angka Kelahiran, Angka Kematian dan Sex Ratio
Di mana:
ASBR    = angka kelahiran dari wanita pada umur tertentu
Lx         = jumlah kelahiran dari wanita pada kelompok umur tertentu
Px         = jumlah wanita pada kelompok umur tertentu

Contoh:
Di kabupaten A terdapat wanita usia 20 - 24 sebanyak 300.000 jiwa. Banyaknya bayi yang lahir pada tahun tersebut sebanyak 3.000 anak. Berapa angka kelahiran khususnya?

Jawab:
Cara Menghitung Pertumbuhan Penduduk, Angka Kelahiran, Angka Kematian dan Sex Ratio

Hal itu berarti setiap 1.000 orang wanita usia 20 - 24 tahun terdapat 10 bayi yang lahir dalam 
setahun.

PROYEKSI PENDUDUK

Jumlah penduduk pada suatu wilayah atau negara pasti berubah seiring berjalannya waktu. Pertumbuhan penduduk dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kelahiran, kematian dna migrasi. Untuk meramalkan jumlah penduduk di masa yang akan datang maka dibuatlah rumus proyeksi penduduk.Proyeksi penduduk adalah perhitungan jumlah penduduk di masa yang akan datang berdasarkan asumsi perkembangan kelahiran, kematian dan migrasi. Di Indonesia data penduduk yang dipakai dan dipercaya untuk keperluan proyeksi berasal dari sensus penduduk yang diselenggarakan pada tahun yang berahir "0" dan survey antar sensus yang berakhir "5". Proyeksi ini digunakan untuk kepentingan pembangunan seperti perencanaan jangka pendek, menengah dan panjang. Perencanaan pembangunan tersebut dapat berupa fasilitas pendidikan, kesehatan, perumahan, lapangan kerja dan lainnya.

Dalam demografi, dikenal beberapa rumus untuk menghitung proyeksi penduduk, salah satunya adalah rumus proyeksi penduduk geometris. Rumus proyeksi geometris adalah sebagai berikut:
Keterangan:
Pn = penduduk pada tahun n
Po = penduduk pada tahun awal
1 = angka konstanta
r = angka pertumbuhan penduduk (dalam persen)
n = jumlah rentang tahun dari awal hingga tahun n
Contoh soal :


Misalkan pada tahun 2000 jumlah penduduk indonesia tercatat 20 juta jiwa. Tingkat pertumbuhan penduduk per tahun adalah 2 %. Berapakah proyeksi penduduk Indonesia pada tahun 2004?
Pn = Po ( 1 + r )n
                 = 20 juta ( 1 + 2% )4
                 = 20 juta ( 1 + 0,02 )4
                 = 20 juta ( 1,02)4
                 = 20 juta ( 1,0824322)
                 = 21.648.644 juta
Jadi poyeksi penduduk Indonesia untuk tahun 2004,dengan tingkat pertumbuhan penduduk 2% pertahun,adalah 21,6 juta jiwa.


Piramida penduduk

Distribusi usia dan jenis kelamin penduduk dalam negara atau wilayah tertentu dapat digambarkan dengan suatu piramida penduduk. Grafik ini berbentuk segitiga, di mana jumlah penduduk pada sumbu X, sedang kelompok usia (cohort) pada sumbu Y. Penduduk lak-laki ditunjukkan pada bagian kiri sumbu vertikal, sedang penduduk perempuan di bagian kanan.

Piramida penduduk menggambarkan perkembangan penduduk dalam kurun waktu tertentu. Negara atau daerah dengan angka kematian bayi yang rendah dan memiliki usia harapan hidup tinggi, bentuk piramida penduduknya hampir menyerupai kotak, karena mayoritas penduduknya hidup hingga usia tua. Sebaliknya yang memiliki angka kematian bayi tinggi dan usia harapan hidup rendah, piramida penduduknya berbentuk menyerupai genta (lebar di tengah), yang menggambarkan tingginya angka kematian bayi dan tingginya risiko kematian.


DINAMIKA DAN PERMASALAHAN KEPENDUDUKAN 

Dinamika penduduk merupakan perubahan kondisi penduduk dari waktu ke waktu. Salah satu tinjauan terhadap dinamika penduduk dilihat dari jumlah penduduk. Jumlah penduduk dapat diketahui  dengan cara:
1.       Sensus Penduduk (cacah jiwa); yaitu perhitungan jumlah penduduk oleh pemerintah dalam jangka waktu tertentu secara serentak
2.    Survey penduduk; kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah untuk melakukan penelitian dan menyediakan data statistic kependudukan pada waktu tertentu
3.       Registrasi penduduk; proses kegiatan pemerintah yang meliputi pencatatan kelahiran, kematian, perkawinan, perceraian, perubahan tempat tinggal dan perubahan pekerjaan secara rutin

Hal lain yang menunjukkan dinamika penduduk adalah terjadinya mobilitas penduduk. Mobilitas penduduk ditunjukkan dengan adanya migrasi yaitu perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat yang lain dengan tujuan menetap.

Faktor- faktor  yang mempengaruhi  dinamika penduduk:
a.                   Kelahiran (natalitas)
b.                  Kematian (mortalitas)
c.                   Migrasi (perpindahan)
           Piramida penduduk merupakan komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin yang ditampilkan dalam bentuk grafik.
Bentuk-Bentuk piramida penduduk:
1.          Bentuk limas (expansive); menunjukkan jumlah penduduk usia muda lebih banyak daripada usia dewasa maupun tua, sehingga pertumbuhan penduduk sangat tinggi, contohnya; Indonesia, Filipina, mesir, Nigeria, brazil
2.     Bentuk granat (stasioner) menunjukkan jumlah usia muda hamper sama dengan usia dewasa, sehingga pertumbuhan penduduk kecil sekali, contohnya; Amerika serikat, Belanda, norwegia, finlandia
3.      Bentuk batu nisan (constructive), menunjukkan jumlah penduduk usia tua lebih besar daripada usia muda, jumlah penduduk mengalami penurunan, contohnya; negara-negara yang dilanda perang

Masalah kependudukan di Indonesia:
1.            Pertumbuhan penduduk; yaitu selisih jumlah kelahiran dan kematian
2.            Kepadatan penduduk; yaitu perbandingan jumlah penduduk dengan luas daerah
3.          Persebaran penduduk; sekitar 60% penduduknya tinggal di pulau jawa yang hanya memiliki + 6,9% luas daratan Indonesia
4.            Kualitas penduduk terutama terkait dengan pendidikan dan kesehatan
5.          Dampak ledakan penduduk, antara lain semakin tingginya angka pengangguran, kriminalitas dan memburuknya kondisi sosial lainnya
Penanggulangan masalah kependudukan di Indonesia
1.                  Program transmigrasi yaitu upaya untuk memeratakan kepadatan penduduk
2.                  Membangun pusat-pusat industry di luar pulau jawa
3.                  Program keluarga berencana (KB)

PERKEMBANGAN DAN PERUBAHAN BUDAYA

Kebudayaan selalu dimiliki oleh suatu masyarakat, hanya saja ada suatu masyarakat yang lebih baik perkembangan kebudayaannya dari pada masyarakat lainnya untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakatnya. Pengertian kebudayaan banyak sekali dikemukakan oleh para ahli. Salah satunya dikemukakan oleh Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, yang merumuskan bahwa kebudayaan adalah semua hasil dari karya, rasa, dan cipta masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan, yang diperlukan manusia untuk menguasai alam sekitarnya agar kekuatan serta hasilnya dapat diabdikan untuk kepentingan masyarakat.

Rasa yang meliputi jiwa manusia yang mewujudkan segala norma dan nilai masyarakat yang perlu untuk mengatur masalah-masalah kemasyarakatan dalam arti luas yang didalamnya mengandung agama, ideologi, kebatinan, kesenian, dan semua unsur yang merupakan hasil ekspresi dari jiwa manusia yang hidup sebagai anggota masyarakat. Cipta merupakan kemampuan mental dan kemampuan pikir dari orang yang hidup bermasyarakat dan yang antara lain menghasilkan filsafat serta ilmu pengetahuan. Rasa dan cipta dinamakan kebudayaan rohaniah. Semua karya, rasa, dan cipta dikuasai oleh karsa dari orang-orang yang menentukan kegunaannya, agar sesuai dengan kepentingan sebagian besar, bahkan seluruh masyarakat.

Dari pengertian tersebut menunjukkan bahwa kebudayaan merupakan keseluruhan dari pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial, yang digunakan untuk menginterpretasikan dan memahami lingkungan yang dihadapi, untuk memenuhi segala kebutuhannya serta mendorong terwujudnya kelakuan manusia itu sendiri. Atas dasar itulah para ahli mengemukakan adanya unsur kebudayaan yang umumnya diperinci menjadi 7 unsur yaitu :
  1. unsur religi
  2. sistem kemasyarakatan
  3. sistem peralatan
  4. sistem mata pencarian hidup
  5. sistem bahasa
  6. sistem pengetahuan
  7. seni
Dari sistem inilah maka kebudayaan paling sedikit memiliki 3 wujud antara lain :
  1. Wujud sebagai suatu kompleks dari ide, gagasan, norma, peraturan, dan sejenisnya. Ini merupakan wujud ideal kebudayaan. Sifatnya abstrak, lokasinya ada dalam pikiran masyarakat dimana kebudayaan itu hidup.
  2. Kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat.
  3. Kebudayaan sebagai benda hasil karya manusia.



source :

http://arifrahman2743.weebly.com/task/hubungan-dan-keterkaitan-antara-penduduk-masyarakat-kebudayaan

http://hedisasrawan.blogspot.co.id/2014/07/pengertian-kebudayaan-artikel-lengkap.html

http://muchad.com/pengertian-masyarakat.html

http://seputarpengertian.blogspot.co.id/2016/02/pengertian-penduduk.html

http://www.kuttabku.com/2017/01/cara-menghitung-pertumbuhan-penduduk-angka-kelahiran-angka-kematian-dan-sex-ratio.html

https://geograph88.blogspot.co.id/2013/11/menghitung-proyeksi-penduduk.html

http://march76.blogspot.co.id/2012/08/dinamika-penduduk-dan-permasalahan.html

http://vandredi-blog.blogspot.co.id/2010/02/perkembangan-dan-perubahan-kebudayaan.html

User Interface

User Interface User Interface adalah tampilan visual sebuah produk yang menjembatani sistem dengan pengguna (user). Tampilan UI dapa...